Di bangku taman itu engkau pernah bercerita...bercerita tentang petualangan perasaanmu pada sosok yang tak engkau kenali...kecuali punggung dan cara jalannya...
dengan sedikit grogi, engkau mulai menuturkan ungkapan hatimu yang berjingkat-jingkat...
rasa itu menyusup secara perlahan-lahan...
bergerak dengan keteraturannya...
hampir melewati batas kesadaranku...
imaji, pikiran dan rasa bertarung dengan hati yang membatu...
dalam ketidaktahuanmu, kurangkai kenangan seluas langkah yang telah kulewati sampai detik ini...
tertulis apik dalam buku "sejarah"
takkan usang oleh sampul memoriku
senantiasa menemani disetiap detik gerakku...
tak ada kata yang tersusun dalam otak mungilku yang bisa kusampaikan padamu kala itu....
hanya sebuah ekspresi senyum yang tak terdefinisi yang bisa kuungkapkan untuk menutupi tirai kelabu
wahai angin, wahai udara, wahai langit...
inikah pertanda yang engkau kirim untukku...
bahwa aku harus berhenti di sini....
Rabu, 02 Mei 2012
-
penaku
,
Tentangnya
0
komentar
penaku
,
Tentangnya
0
komentar
Langganan:
Postingan
(
Atom
)