pagi...
menyambut pagi dengan celoteh bebas tentang berbagai hal.
sarapan pagi ini adalah mie titi. setelah beberapa hari amat sangat menginginkan makan mie titi, dan akhirnya semalam terkabul juga. ditraktir oleh seorang teman pula. senanggggggg banget, hehehehe...
dan pagi ini, gubuk kami ditemani dengan lagu India. sebenarnya berawal dari celoteh panjang dan tiba-tiba mengingat seorang teman yang sekarang sudah ada di sebuah tempat nun jauh di sana yakni di Biak. Dia amat sangat senang dengan lagu India.
ya kerinduan akan selalu ada untuk orang yang pernah dekat dan menjadi bagian dari hidup kita. karena arti dan peranan seseorang dalam hidup, akan amat sangat terasa ketika raga tak bersama lagi. ketika kita tak bisa bercanda dan berbagi secara langsung. ketika ada pertemuan, akan ada perpisahan. ya seperti itulah adanya.
dan pagi ini, aku ingin menulis tentang BAMBU CINA yang aku baca di novel ALEPH...
"Rupanya setelah benih bambu cina disebar, kau tidak akan melihat apa-apa selama lima tahun, kecuali tunas kecil. semua pertumbuhannya terjadi dalam tanah, tempat sistem akar kompleks yang akan menembus ke atas dan ke luar sedang dibangun. lalu pada akhir masa lima tahun itu, bambu tersebut tiba-tiba mencuat keluar sampai mencapai tinggi 25 meter"
nah ada apa dengan hal tersebut? setiap orang pasti punya pandangannya masing-masing setelah membaca hal tersebut....hehehe...
IMO, untuk bertumbuh atau berkembang dengan baik, pertama-tama dan yang paling utama yang harus kita lakukan adalah menguatkan akar atau pondasi kita. jangan sampai rapuh. begitupun dengan keyakinan kita terhadap sesuatu hal. serta begitu pula dalam mempelajari sesuatu.
Minggu, 23 Juni 2013
-
motivasi
,
penaku
0
komentar
motivasi
,
penaku
0
komentar
Rindu dan Bambu Cina
Sabtu, 22 Juni 2013
-
motivasi
,
penaku
,
road to heaven
0
komentar
motivasi
,
penaku
,
road to heaven
0
komentar
Ketidakpastian
ketidakpastian itulah yang pasti.
sore ini akhirnya tiba. dan sore ini aku tetap di sini. tempat yang diriku berada sedari kemarin. tepatnya sore ini berencana untuk menghadiri kondangan tapi karena kondisi yang belum terjawab penyebabnya apa, detik ini aku masih tak berpindah tempat.
tadi pagi anganku menjelajahi ruang dan waktu, berada pada tempat yang akan aku kunjungi. pikiranku telah sampai ke sana sebelum aku berangkat. dan sekarang pikiranku lagi diisi oleh banyak tanda tanya.
hari ini pun aku tiba-tiba dapat pertanyaan dari seorang teman.
# apa tujuan hidupmu? #
ini adalah pertanyaan fundamental karena kita adalah makhluk hidup *pelajaran IPA waktu SD, makhluk hidup itu terdiri dari manusia, hewan dan tumbuhan* #intermesso. hehehe...
namun hanya manusialah yang dianugerahi akal yang digunakan untuk menilai dan memutuskan sesuatu.
pertanyaan itu mungkin banyak diabaikan oleh orang namun mengandung makna yang dalam.
mungkin bisa disamakan dengan pertanyaan
# Siapa Aku? #
dan semua itu bersifat intern. menuju ke diri kita. dasar jiwa kita.
ternyata temanku sedang dalam fase feeling down banget. ya dan saat-saat seperti itulah kita punya ruang untuk bercerita lebih banyak dengan diri (Aku). katanya tujuan hidup itu sudah di depan mata namun kau tak bisa meraihnya dan sekejap baginya semua menjadi tidak berarti.
Apa yang harus aku lakukan? itulah tanyanya...
# Hadapi Kenyataan...karena ketidakpastian itulah yang pasti #
karena hanya ketidakpastian yang selalu melingkupi kita.
seperti rencanaku yang ingin berada di tempat yang ingin aku kunjungi tapi nyatanya sore ini aku masih di sini...hehehe...
hem hampir lupa tentang #tujuan hidup...hem biarlah aku jadikan rahasia yang hanya diketahui oleh diriku dan Dia. :-)
sore ini akhirnya tiba. dan sore ini aku tetap di sini. tempat yang diriku berada sedari kemarin. tepatnya sore ini berencana untuk menghadiri kondangan tapi karena kondisi yang belum terjawab penyebabnya apa, detik ini aku masih tak berpindah tempat.
tadi pagi anganku menjelajahi ruang dan waktu, berada pada tempat yang akan aku kunjungi. pikiranku telah sampai ke sana sebelum aku berangkat. dan sekarang pikiranku lagi diisi oleh banyak tanda tanya.
hari ini pun aku tiba-tiba dapat pertanyaan dari seorang teman.
# apa tujuan hidupmu? #
ini adalah pertanyaan fundamental karena kita adalah makhluk hidup *pelajaran IPA waktu SD, makhluk hidup itu terdiri dari manusia, hewan dan tumbuhan* #intermesso. hehehe...
namun hanya manusialah yang dianugerahi akal yang digunakan untuk menilai dan memutuskan sesuatu.
pertanyaan itu mungkin banyak diabaikan oleh orang namun mengandung makna yang dalam.
mungkin bisa disamakan dengan pertanyaan
# Siapa Aku? #
dan semua itu bersifat intern. menuju ke diri kita. dasar jiwa kita.
ternyata temanku sedang dalam fase feeling down banget. ya dan saat-saat seperti itulah kita punya ruang untuk bercerita lebih banyak dengan diri (Aku). katanya tujuan hidup itu sudah di depan mata namun kau tak bisa meraihnya dan sekejap baginya semua menjadi tidak berarti.
Apa yang harus aku lakukan? itulah tanyanya...
# Hadapi Kenyataan...karena ketidakpastian itulah yang pasti #
karena hanya ketidakpastian yang selalu melingkupi kita.
seperti rencanaku yang ingin berada di tempat yang ingin aku kunjungi tapi nyatanya sore ini aku masih di sini...hehehe...
hem hampir lupa tentang #tujuan hidup...hem biarlah aku jadikan rahasia yang hanya diketahui oleh diriku dan Dia. :-)
Kamis, 20 Juni 2013
-
motivasi
,
road to heaven
,
Tentangnya
0
komentar
motivasi
,
road to heaven
,
Tentangnya
0
komentar
NOW
PAGI menyapa bersama terangnya mentari...
mengingatmu dengan sapaan disertai doa
selalu pagi yang membawa semangat dan rentetan ungkapan syukur
kehangatan kusambut dengan segelas kopi dan roti tawar
kemudian mengetik sebuah pesan singkat untukmu...
pesan pembuka dan disertai dengan sebuah doa, seperti yang sering kau lakukan padaku...
dan pagi ini ada sebuah ulasan tentang waktu...
"DALAM hidup yang ada hanyalah momen kini, SEKARANG. kau tidak bisa mengukur waktu seperti mengukur jarak di antara dua titik. waktu tidak berlalu. sebagai manusia, kita mengalami kesulitan besar untuk memusatkan perhatian pada masa sekarang; kita selalu berpikir tentang apa yang telah kita lakukan, tentang bagaimana kita seharusnya melakukannya, tentang berbagai konsekuensi perbuatan kita, dan tentang betapa kita tidak berbuat seperti yang seharusnya. atau kita berpikir tentang masa depan, tentang apa yang akan kita lakukan besok, pencegahan-pencegahan apa yang harus kita lakukan, bahaya-bahaya apa yang menanti kita di depan sana, bagaimana cara mencegah apa yang tidak kita inginkan dan bagaimana cara mendapatkan apa yang selalu kita dambakan.
di sini sekarang kau pasti mulai bertanya-tanya apa benar dan salah? ya, Ada. namun tepat pada saat ini, kau juga sadar bahwa kau bisa mengubah masa depanmu dengan membawa masa lalu ke masa sekarang. masa lalu dan masa depan hanya ada di memori kita. namun masa sekarang berada di luar waktu, ia Kekal. di India, mereka menggunakan kata "karma" karena tidak memiliki istilah yang lebih baik. namun ini konsep yang jarang dijelaskan dengan tepat.
bukan apa yang kau lakukan di masa lalu yang akan memengaruhi masa sekarang. apa yang kau lakukan sekaranglah yana akan menebus masa lalu dan mengubah masa depan.
JADI....
tidak ada gunanya duduk di sini, menggunakan kata-kata yang tidak berarti apa-apa. pergilah dan bereksperimen. sudah waktunya kau keluar dari sini. pergi dan taklukkan kembali kerajaanmu yang mulai tercemar oleh rutinitas.
berhenti mengulang-ngulang pelajaran yang sama karena kau tidak akan pelajari hal baru dengan cara itu"...
Sepenggalan ini aku kutip dari buku ALEPH oleh Paulo Coelho...
Ya kita hanya bisa menyimpulkan bahwa WAKTU ITU ADALAH SEKARANG. itulah hakikat waktu...
so NOW IT'S YOURS kawan...DO IT NOW...
#sumber gambar: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3qz0YgANiOOC9kKQxiVexZUE88x5kF3yNH3UXTls3ZQ3PXnFdMhj1jK_mrWCApLaOeCCsmFTa-U1d-rSnf4A6u0FOiKUUwVnJ22BXGxSPDGBUYw4tQebfzlj5NRW6nwW0XSnEuecpygU/s1600/iStock_000009612455XSmall_NOW.jpg
mengingatmu dengan sapaan disertai doa
selalu pagi yang membawa semangat dan rentetan ungkapan syukur
kehangatan kusambut dengan segelas kopi dan roti tawar
kemudian mengetik sebuah pesan singkat untukmu...
pesan pembuka dan disertai dengan sebuah doa, seperti yang sering kau lakukan padaku...
dan pagi ini ada sebuah ulasan tentang waktu...
"DALAM hidup yang ada hanyalah momen kini, SEKARANG. kau tidak bisa mengukur waktu seperti mengukur jarak di antara dua titik. waktu tidak berlalu. sebagai manusia, kita mengalami kesulitan besar untuk memusatkan perhatian pada masa sekarang; kita selalu berpikir tentang apa yang telah kita lakukan, tentang bagaimana kita seharusnya melakukannya, tentang berbagai konsekuensi perbuatan kita, dan tentang betapa kita tidak berbuat seperti yang seharusnya. atau kita berpikir tentang masa depan, tentang apa yang akan kita lakukan besok, pencegahan-pencegahan apa yang harus kita lakukan, bahaya-bahaya apa yang menanti kita di depan sana, bagaimana cara mencegah apa yang tidak kita inginkan dan bagaimana cara mendapatkan apa yang selalu kita dambakan.
di sini sekarang kau pasti mulai bertanya-tanya apa benar dan salah? ya, Ada. namun tepat pada saat ini, kau juga sadar bahwa kau bisa mengubah masa depanmu dengan membawa masa lalu ke masa sekarang. masa lalu dan masa depan hanya ada di memori kita. namun masa sekarang berada di luar waktu, ia Kekal. di India, mereka menggunakan kata "karma" karena tidak memiliki istilah yang lebih baik. namun ini konsep yang jarang dijelaskan dengan tepat.
bukan apa yang kau lakukan di masa lalu yang akan memengaruhi masa sekarang. apa yang kau lakukan sekaranglah yana akan menebus masa lalu dan mengubah masa depan.
JADI....
tidak ada gunanya duduk di sini, menggunakan kata-kata yang tidak berarti apa-apa. pergilah dan bereksperimen. sudah waktunya kau keluar dari sini. pergi dan taklukkan kembali kerajaanmu yang mulai tercemar oleh rutinitas.
berhenti mengulang-ngulang pelajaran yang sama karena kau tidak akan pelajari hal baru dengan cara itu"...
Sepenggalan ini aku kutip dari buku ALEPH oleh Paulo Coelho...
Ya kita hanya bisa menyimpulkan bahwa WAKTU ITU ADALAH SEKARANG. itulah hakikat waktu...
so NOW IT'S YOURS kawan...DO IT NOW...
#sumber gambar: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3qz0YgANiOOC9kKQxiVexZUE88x5kF3yNH3UXTls3ZQ3PXnFdMhj1jK_mrWCApLaOeCCsmFTa-U1d-rSnf4A6u0FOiKUUwVnJ22BXGxSPDGBUYw4tQebfzlj5NRW6nwW0XSnEuecpygU/s1600/iStock_000009612455XSmall_NOW.jpg
Kamis, 13 Juni 2013
-
penaku
,
road to heaven
,
Tentangnya
1
komentar
penaku
,
road to heaven
,
Tentangnya
1
komentar
S.U.N.Y.I
Kesunyian yang menyapa bersama dalam keheningan
Kesunyian yang memberi ruang galau
Kesunyian yang menyediakan ruang untuk bercakap dengan “AKU”
Kesunyian yang memberikan kesibukan untuk rekonsiliasi
terhadap yang lampau
Kesunyian yang memberi spasi untuk rehat pada kebisingan
suara-suara tak jelas arahnya…
Kesunyian yang berdendang bersama angin malam nan merdu
Kesunyian bersama ribuan cahaya masa lalu yang bertebaran
diatap bumi
Kesunyian untuk melihat abstrak dari bayangan diri nan hina
Kesunyian yang melahirkan ekstasi massifikasi pada jiwa
Kesunyian adalah preambul menuju kekosongan
Kekosongan yang ingin dijelajahi
Dan dalam kesunyian itu, aku jatuh cinta pada malam…
Sepertinya aku terlalu memujimu
wahai kesunyian. Bukan berarti aku mengabaikanmu oh keramaian. Hanya saja
biarkanlah saat ini aku menikmati rasaku pada kesunyian.
Rabu, 12 Juni 2013
-
penaku
,
Tentangnya
0
komentar
penaku
,
Tentangnya
0
komentar
TENTANG R.A.S.A
Lirih berbisik pada angin tentang
sebuah kerinduan pada sosok yang amerta dalam singgasana hati. Bersama waktu
senantiasa menari-nari dalam pikiran dan melukis kenangannya sendiri. Mencipta
imaji bebas bersama hati. Kebebasan untuk mencintaimu, itulah tiketku sekarang.
Mencintaimu dalam diam. Dalam diam. Dalam sunyi.
Cinta…
Kita
punya pandangan yang berbeda-beda untuk kata itu. Namun aku sangat tersentuh
dan menyetujui kata-kata dalam puisi Soe Hok Gie, dalam bait terakhir “kita
begitu berbeda dalam banyak hal kecuali dalam cinta”. Ya perbedaan yang
mewarnai kebersamaan kita begitu banyak namun yang bisa merangkul semua itu
adalah rasa ini. Cinta adalah merasakan dan mengalami.
Hem
aku merasa terbata-bata untuk merangkai semua ini. Siapalah aku ini yang bisa
berbicara tentang cinta. Namun, ya kita punya pandangan kita masing-masing
tentang hal itu. Sederhana saja. Cinta adalah bahasa universal. Karena cinta
akan menyapa setiap insan tanpa terkecuali dan tak disangka-sangka.
Cinta
selalu berteman dengan kenangan. Dengan hati. Dengan rindu. Bersama cinta,
terkadang harus ada kata melepaskan. Mengikhlaskan. Namun dibalik semua itu,
ketika kita bisa menikmati dan memaknainya dengan sederhana maka cinta itu akan
mengantarmu pada ultimate beauty…
Senin, 03 Juni 2013
-
penaku
,
road to heaven
0
komentar
penaku
,
road to heaven
0
komentar
^confession^
Sepi dan sendiri.
Dua kata itu
terdengar amat sangat menyakitkan bila terjadi pada kita.
Tapi saat kualami hal
itu, ternyata persepsiku akan kata-kata itu menjadi lain. Sesungguhnya dalam
sepi dan sendiri itu akan melahirkan sebuah dunia baru bagi kita.
Dunia pemahaman yang
lebih mendalam akan hidup yang kita jalani.
Sebuah dunia yang
menyediakan ruang untuk berdialog dengan dirimu yang kadang terabaikan dalam
keramaian sana.
Akan ada kerinduan,
kasih sayang, dan centilan hati yang membisikkan kata-kata *betapa berharganya
dirimu bagiku*.
Semua itu hadir dalam
kesendirianku di orange room.
Menikmati detik-detik
perjalanan waktu.
Terkadang
terbayang-bayang wajah-wajah sok manis, sok cuek para penghuni orange blue ini.
Selalu ada saja
cerita yang tertulis setiap saatnya dalam memori.
Saat bersama, tak
pernah kubayangkan betapa berbeda dan sedihnya bila kata berpisah itu sudah
saatnya terjadi.
Kalian mengenal
diriku lebih dari diriku sendiri.
Kebaikan dan
kejelekan dari kita masing-masing terbungkus rapi dalam balutan candaan.
Tanpa kalian, aku
mungkin tak bisa mencapai semua ini.
Walau kadang aku
merasa iri terhadap kalian.
Tapi kudapati bahwa
kalian adalah pelengkap dari diriku yang tidak sempurna ini.
Minggu, 02 Juni 2013
-
penaku
,
road to heaven
0
komentar
penaku
,
road to heaven
0
komentar
moment at Bawakaraeng Mountain
pagi...
pagi juga untuk kenanganku di puncak
gunung Bawakaraeng kala itu...masih bisa kutelusuri memoriku mengingat dan
membayangkan dinginmu yang engkau tawarkan bersama pagimu. tetesan embun yang
menerpa wajah. kabut yang menyelimuti pepohonan.
entah kenapa pagi ini tergerak untuk
merangkai kata bebas tentangmu.
ada banyak kenangan di sana.
Pendakian bersama dengan anak2 PAL
kehutanan UNHAS (Pandu Alam Lingkungan). Diriku berstatus simpatisan bersama hela n
hanz. Wow seru seru banget pendakian ini. Mendapat teman baru, pengalaman baru, dan baru baru yang lain :D.
Banyak hal yang abstrak yang terungkap dalam kesunyiannya. Seperti sunyinya di
atas gunung. Kesunyian yang damai. Kesunyian yang alami. Kesunyian yang
membuatmu untuk bertafakkur. Bukan kesunyian yang berakhir pada "kegalauan".
Angin, awan, langit, bintang, yang
semuanya terasa nyata.
Yang paling spesial adalah menapaki 23
tahun usiaku menghuni muka bumi ini di gunung bawakaraeng. Jam 00.00 berdentang
tepat, bersama dengan dinginnya angin malam, api unggun yang menghangatkan,
bintang yang bertaburan, kesunyian di puncak gunung, kedamaian di hati. Ada
hela dan kak eko itu malam. Bertiga mengelilingi api unggun. Dengan agar2
sebagai kue tar n
Langganan:
Postingan
(
Atom
)
