Jumat, 14 Oktober 2011 - 0 komentar

memori pagi

hembusan angin pagi menyapa
bola emas malu-malu menampakkan raga
kelabu menjadi santapan mata
dedaunan lagi teduh
langit diam
.......
mengenangmu dengan sederet "memori"
fenomena "perjalanan ke samudera langit" menjadi candaan yang tak ada habisnya bagimu
celoteh panjang yang selalu terngiang
musik, puisi, suara ombak,
dan tentunya "kopi hangat" yang selalu menemani...
doaku "lukisan yang belum selesai itu akan selalu kau sentuh, janganlah berhenti mengoles warna dengan kuasmu"
karena itulah "duniamu"
dunia yang tak satupun orang akan bisa menggannggumu
dan merebutnya darimu
"just be your self"

0 komentar :

Posting Komentar