Rabu, 28 Maret 2012 - 0 komentar
gelas pecah berkeping-keping...
menyadarkanku pada kenyataan pahit...
menyangkal hanya akan menguatkan simpul kebohongan
biarkan ku genggam erat
diri yang terlampau menyakiti ini
sampai pada waktu, perihnya tak lagi terasa
langkah akan menjadi penyembuh
waktu menjadi saksi bisu...
"melupakan"...
kata itu baru kusadari maknanya ketika aku tiba-tiba mengingatmu...
gelisah...
perasaan yang mengawan-awan
ketidakjelasan
kutanya hati
"tak ada jawaban"
kutersenyum sinis
inikah romantika hidup
malam kelam, nada menyayat hati dan tetesan air mata...

0 komentar :

Posting Komentar