Ketika
jalan yang kita pilih mengantarkan pada sebuah muara yang tak pernah terlintas
dalam pikiran. Terdampar dalam lautan yang asing dengan mata. Namun seperti
itulah kehidupan dalam tatapku. Bayanganku yang senantiasa setia dan patuh pada
semua ragaku.
Berkenalana...
Menjejali
mata dengan pemandangan baru
Melihat
beragam musim yang senantiasa bergulir
Mengikuti
perputaran waktu
Namun,
aku tetaplah aku
Yang
berubah hanya, caraku melihat yang real dan abstrak
Berusaha
menuju pada kebijaksanaan
Keberagaman
yang menciptakan keunikan. Seperti warna dalam bias, tetap indah meski itu
hanya sebuah pantulan. Jika kukatakan, kehidupan itu adalah warna. Warna yang
bisa kudegradasikan dalam hamparan kampas dengan kuas yang menari-nari dalam
buaian tangan yang lihai.
Akulah warna itu. Mengikuti arah dari
tangan yang lihai.
Hidup...
Dengan
secangkir kopi
di bawah sinar lembut pagi sang surya
di bawah sinar lembut pagi sang surya
Melihat
awan dan embun yang menyelimuti gunung
Yang
berdiri kokoh dikaki bumi
Kehangatan
kalbu menyapa
Bersama
angin sepoi-sepoi

0 komentar :
Posting Komentar